Pantang Pulang Sebelum Tuntas, TNI dan Warga Cor Lantai Jembatan Garuda hingga Malam

    Pantang Pulang Sebelum Tuntas, TNI dan Warga Cor Lantai Jembatan Garuda hingga Malam

    Mojokerto - Semangat gotong royong tanpa mengenal lelah kembali ditunjukkan Personel Kodim 0815/Mojokerto bersama masyarakat dalam pembangunan Jembatan Garuda Beton/Armco Tahap V di Dusun Pekuwon, Desa Pekuwon, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (27/07/2026) malam. Demi mempercepat penyelesaian pekerjaan, proses pengecoran lantai jembatan dilakukan secara maraton sejak siang hingga malam hari.

    Di bawah terik matahari, personel TNI, teknisi, dan warga bahu-membahu mengarahkan beton cor, meratakan permukaan lantai jembatan, hingga memastikan setiap bagian pengecoran sesuai standar konstruksi. Memasuki malam, semangat tersebut tidak surut. Dengan bantuan penerangan lampu sorot, pekerjaan terus dilanjutkan agar pengecoran dapat berlangsung secara optimal tanpa jeda.

    Pemandangan kebersamaan itu menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Prajurit TNI tidak hanya mengawasi jalannya pembangunan, tetapi turut mengangkat material, mengoperasikan alat bantu, meratakan adukan beton, hingga bekerja berdampingan dengan masyarakat demi mewujudkan jembatan yang kokoh dan aman digunakan.

    Pasiter Kodim 0815/Mojokerto Kapten Inf Budiyono, mengatakan, pengecoran lantai jembatan menjadi salah satu tahapan krusial yang menentukan percepatan penyelesaian pembangunan. Karena itu, seluruh personel TNI bersama masyarakat berkomitmen menuntaskan pekerjaan tersebut meski harus bekerja hingga malam hari.

    "Semangat anggota di lapangan bersama masyarakat sungguh luar biasa. Kami berharap proses pengecoran ini dapat selesai sesuai target sehingga tahapan berikutnya dapat segera dikerjakan. Dengan demikian, Jembatan Garuda Tahap V bisa segera difungsikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi, aktivitas ekonomi, dan mobilitas sehari-hari, " ujar Kapten Inf Budiyono.

    Pembangunan Jembatan Garuda Tahap V ini memiliki bentang sepanjang 14, 4 meter, lebar 6 meter, dengan kapasitas beban hingga 10 ton. Kehadirannya akan menggantikan jembatan lama dan menjadi akses vital bagi aktivitas masyarakat di Desa Pekuwon, khususnya dalam mendukung mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, kegiatan ekonomi, serta akses pendidikan dan pelayanan umum.

    mojokerto
    Basory Wijaya

    Basory Wijaya

    Artikel Sebelumnya

    Babinsa Koramil 0815/15 Jatirejo Kawal Distribusi...

    Artikel Berikutnya

    Pelatihan Simulasi Penanggulangan Bahaya...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Bahu Membahu Bersihkan Pasar, TNI dan Warga Tangunan Hidupkan Semangat Gotong Royong
    Siang Hingga Dini Hari, Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor Terus Bergerak, Terjang Padamkan Api di Lahan Gambut
    Pangdam IV/Diponegoro Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar
    TNI Gencarkan Penyuluhan Door to Door Cegah Karhutla di Kabupaten Sambas
    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista

    Ikuti Kami